Kegiatan Study with Hydrologi merupakan salah satu program kerja yang di jalankan oleh Kelompok Studi (KS) Hidrologi Forest Management Students Club (FMSC). Kegiatan Study with Hydrology dilaksanakan pada Kamis, 19 Agustus 2021. Kegiatan ini dikemas dengan melakukan kunjungan ke sebuah industri jasa ekosistem kehutanan. Industri yang dikunjungi dalam kegiatan ini yaitu Taman Keanekaragaman Hayati Lido dan PT. Tirta Investama Aqua.

Bapak Ilyas selaku SCR Plant Citeureup merupakan salah satu pembicara pada kegiatan Study with Hydrology dengan membawakan topik “Kontribusi CSR Aqua untuk Berbagai Kegiatan Konservasi Tanah dan Air serta Perlindungan Kehati.” Penjelasan yang diberikan oleh Bapak Ilyas berlokasi di Gajebo dekat pintu masuk. Pemaparan materi dilaksanakan secara interaktif dan dilakukannya diskusi antara pembicara, perwakilan karang taruna, dan Kelompok Studi Hidrologi FMSC IPB University. Kemudian topik lainnya yang didapatkan oleh peserta dalam kegiatan studi lapang ini yaitu “Prinsip-prinsip Blue Operation dalam Industri AMDK Aqua (Sirculation Carbon, Sirculation Package and Waste, Sirculation Water).” Penyampaian materi tersebut berlokasi di welcome area depan pintu masuk Taman Kehati Lido.

Aqua adalah brand atau merk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Aqua grup merupakan pelopor AMDK di Indonesia yang didirikan pada tahun 1973 dan kemudian bermitra dengan Danone pada 1998. Visi dan misi yang dibawa oleh Aqua dan Danone adalah  “Melalui misi dan komitmen ganda untuk kemajuan bisnis dan sosial, Danone memiliki tujuan membangun masa depan yang lebih sehat dari gaya hidup yang sehat, bumi yang sehat dan ekosistem yang sehat.”. Visi dan misi ini menjadi penuntun Aqua dan Danone dalam menjalankan kegiatan perusahaan. Aqua secara nasional menerapkan prinsip “Blue Operation”. Prinsip ini diterapkan dalam rangka mendapatkan sertifikasi PROPER Biru. Sertifikasi PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan) adalah parameter dalam menentukan apakah sebuah perusahaan layak beroperasi atau tidak. Hal yang dinilai dalam menentukan peringkat kinerja adalah pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan oleh perusahaan. Peringkat kinerja usaha terdiri dari 5 peringkat yaitu :

  1. Emas untuk usaha yang konsisten dalam keunggulan lingkungan dalam proses produksi/jasa serta melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.
  2. Hijau adalah untuk usaha yang telah melakukan pengelolaan lingkungan yang lebih dari dipersyaratkan peraturan melalui pelaksanaan system pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumberdaya secara efisien dan melakukan upaya tanggung jawab dengan baik.
  3. Biru adalah untuk usaha dan/atau kegiatan lain yang telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Merah adalah upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan belum sesuai dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan
  5. Hitam adalah untuk usaha dan/atau kegiatan yang sengaja melakukan perbuatan atau melakukan kelalaian yang mengakibatkan pencemaran atau kerusakan lingkungan serta pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku atau tidak melaksanakan sanksi administrasi.

Aqua menerapkan standard peringkat biru dalam pelaksanaan operasionalnya. Ada 5 poin acuan dalam pelaksanaan “Blue Operation”, yaitu :

  • Blue in yaitu penerapan pengelolaan lingkungan didalam pabrik. Beberapa departemen di pabrik aqua memiliki kebun di dalam pabrik. Selain kebun di pabrik lokasi Gunung Putri bahkan ada hutan kota seluas 0.8 Ha. Selain itu di pada point blue in, karyawan memiliki kegiatan yang mendukung pengelolaan lingkungan seperti menanam pohon dan berkebun. Selain kegiatan karyawan, pabrik juga berniat mengundang 1200 siswa untuk melihat hutan Kawasan industry di Kawasan citeureup.
  • Blue round, yaitu memasukkan pengelolaan dan kepedulian lingkungan sebagai salah satu etika kerja di dalam pabrik. Contoh poin ini adalah adanya kegiatan bersih-bersih sebelum bekerja di pabrik sebelum bekerja, selain di dalam pabrik ada juga kegiatan bersih-bersih dilsekitar pabrik aqua. Selain bersih-bersih, ada juga program sedekah bumi dengan menanam pohon dan pelepasan benih ikan di sungai.
  • Waste and Packaging management, yaitu poin dalam memantau keluar masuknya plastic botol yang menjadi wadah air minum. Aqua berkomitmen memantau limbah botol plastic yang dihasilkan oleh pabrik. Aqua memantau berapa jumlah botol plastic yang digunakan untuk produksi, dan berapa jumlah botol plastic yang Kembali ke pabrik untuk di daur ulang. Jumlah plastic yang keluar harus sama dengan jumlah plastic yang di daur ulang. Salah satu produk hasil pengolahan limbah botol plastic adalah baju dan botol daur ulang. Selain itu aqua juga mengadakan program kampung ramah lingkungan dalam rangka memampukan masyarakat dalam mengolah sampah baik organic dan non-organik. Masyarakat dilatih sehingga dapat mengelola sampah.
  • Water, yaitu usaha menjaga ketersediaan air melalui usaha-usaha pengelolaan lingkungan. Salah satu upaya aqua dalam menjaga ketersediaan air terlihat pada sumber air lido. Air pada sumber air tidak disedot melainkan mengalir sendiri. Air yang keluar ditampung terlebih dahulu untuk kemudian di filter dan dimasukkan kedalam truk pengangkut. Selain itu pengelolaan limbah pada sumber air lido juga dilakukan dengan sangta hati-hati dan mengutamakan lingkungan. Limbah diendapkan dan diolah terlebih dahulu sebelum dibuang.
  • Energy yaitu usaha untuk memanfaatkan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Lima poin tersebut dilaksanakan aqua sebagai komitmen dalam melaksanakan usaha yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan studi lapang ini tentu saja mendapatkan respon postif dari peserta khususnya anggota Kelompok Studi Hidrologi FMSC, karena peserta mendapatkan ilmu baru mengenai prinsip yang diterapkan oleh sebuah industri AMDK serta ilmu mengenai beberapa acuan Blue Operation yang menjadi standard pelaksanaan operasional. Kemudian kegiatan studi lapang ini menjadi sangat menarik karena pelaksanaannya dilaksanakan secara interaktif dan dilakukannya sebuah diskusi antara pemateri dan peserta serta peserta berkesempatan berkeliling melihat setiap objek yang terdapat di areal Taman Kehati Lido.