Pemanfaatan Air Hujan sebagai Air Layak Minum

Posted on Posted in Kehutanan Umum

air-hujan-untuk-manusia

Air bersih berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Air tidak hanya berpengaruh pada kebutuhan rumah tangga, tetapi berpengaruh pula pada sektor sosial, ekonomi, maupun fasilitas umum, seiring dengan tingkat pertumbuhan penduduk (Nelwan dan Tanudjaja 2013). Diperkirakan lebih dari 2 milyar manusia/hari terkena dampak kekurangan air di dunia. Di Indonesia, jumlah penduduk lebih dari 200 juta namun 119 juta penduduk belum memiliki akses terhadap air bersih layak konsumsi sedangkan kebutuhan diperkirakan meningkat hingga 15-35%/kapita/tahun (Untari dan Kusnadi 2015).

Sementara itu potensi air hujan di Indonesia cukup besar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Meskipun curah hujan sangat bervariasi di berbagai daerah, rentang curah hujan berkisar 105 – 5.652 mm dan jumlah hari hujan berkisar 68 – 230 hari per tahun selama kurun waktu 2006 – 2011. Dengan tingkat curah hujan yang mencapai 1.300 mm, air hujan mempunyai potensi sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhan domestik (minum, masak, mandi dan cuci).

Di Korea dan Malaysia, pemanfaatan air hujan dianggap sebagai jawaban pemenuhan kebutuhan air bersih yang sangat mendesak. Di Brazil, diperkirakan 35% kebutuhan air bersih dapat dipenuhi dengan memanfaatkan air hujan (Untari dan Kusnadi 2015)

Sebuah sekolah dasar Cukhe Elementary School di Vietnam menggunakan air hujan sebagai air minum dengan mengumpulkan air hujan yang turun pada sebuah bak penampung air stainless steel di atas gedung sekolah dan memanfaatkan sinar UV untuk membasmi mikroorganisme.

Untan dan Kusnadi (2015) melakukan penelitian pemanfaatan air hujan agar layak konsumsi di Kota Malang, Jawa Timur. Filtrasi sederhana adalah teknologi penyaringan dengan berbagai macam media (multi-filter) seperti seperti kerikil, pasir, ijuk. Hal ini dapat dimodifikasi agar hasil lebih optimal menggunakan media adsorpsi seperti Granular Activated Carbon (GAC) dan zeolit. Padatan terlarut, mikroorganisme, mineral, dan logam berat dalam air hujan akan teradsorpsi dalam GAC dan zeolit. Teknologi ini dapat dijadikan solusi bagi masyarakat karena pengolahan sederhana dengan alat dan bahan tersedia di alam, pengoperasian mudah serta biaya murah.

Frederico seorang desainer interior asal Sleman, Yogyakarta membuat instalasi pengolahan air hujan agar layak minum. Melalui wadah, pipa,  penyaringan dan alat listrik, air hujan bisa diolah dengan metode elektrolisa alias disetrum dan menjadi air minum. Menurut Frederico, persiapan alat-alat tersebut hanya memakan waktu 15 menit, bisa di produksi sendiri dan tidak sulit. Kurang lebih biayanya Rp 300.000,00 dan Frederico bersedia mengajarkan mengenai instalasi alat listrik.

Kelompok Teknologi Pengelolaan Air Bersih dan Limbah Cair (KELAIR) dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebarluaskan paket teknologi pengolahan air sederhana untuk memanfaatkan air hujan menjadi air bersih. Masyarakat dapat melihat prosedur pembuatan alat melalui laman http://www.kelair.bppt.go.id/sitpapdg/Patek/Spah/spah.html. Masyarakat diharapkan dapat mempelajari dan menerapkan penggunaan alat yang ramah lingkungan ini serta semakin sadar betapa pentingnya air bersih bagi kehidupan manusia. Pada hari air sedunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret ini, masyarakat diharapkan semakin bijak pada penggunaan air bersih. Salam hangat, salam Rimbawan!

Daftar Pustaka

Ghisi E, Oliveira l. 2007. Potential for potable water savings by combining the use of rainwater and greywater in houses in southern Brazil. Building and Environment 42(4): 1731–1742.

Untari dan Kusnadi. 2015. Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Air Layak Konsumsi. Jurnal Pangan dan Agroindustri 3(4): 1492-1502.

Nelwan, Tanudjaja. 2013. Perencanaan jaringan air bersih Desa Kima Bajo Kecamatan Wori Jurnal Sipil Statik 1(10):678-684.

http://www.kelair.bppt.go.id/sitpapdg/Patek/Spah/spah.html

https://properti.kompas.com/read/2017/08/16/170740921/mengolah-air-hujan-menjadi-laik-minum-dengan-setrum

https://ugm.ac.id/id/berita/14234-teknologi.tepat.guna.mengolah.air.hujan.sebagai.sumber.air.minum

http://www.ampl.or.id/read_article/melirik-air-hujan-sebagai-sumber-air-untuk%20minum-masak-mandi-dan-cuci/38060

http://jpa.ub.ac.id/index.php/jpa/article/viewFile/273/282

https://www.researchgate.net/profile/Hermenegildus_Bramantyo_Suprapto/publication/287584850_Konsep_Pemanfaatan_Air_Hujan_sebagai_Air_Siap_Pakai/links/5677bc2208ae0ad265c7e495/Konsep-Pemanfaatan-Air-Hujan-sebagai-Air-Siap-Pakai.pdf

http://washdev.iwaponline.com/content/7/4/651?cct=1884

 

Penulis

Irsya Muthia Muthmainnah

E1416008

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *