Faculty of Forestry - Bogor Agricultural University

PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA ALA KS HIDROLOGI HUTAN

katulampa_171006_0002

Minggu 01 Oktober 2017, bertepatan dengan hari kesaktian pancasila, kelompok studi hidrologi hutan yang merupakan salah satu bagian dari kelompok studi di himpunan profesi manajemen hutan Institut Pertanian Bogor, turut melakukan peringatan terhadap hari besar tersebut. KS Hidrologi Hutan melakukan kunjungan ke salah satu bangunan penting di Kota Bogor, Bendung Katulampa. Berbeda dengan bendung lain yang umumnya digunakan sebagai pengatur air, bendung ini merupakan wadah untuk memonitoring jumlah air yang ada di DAS Ciliwung. Sejak tahun 1989 Bendung Katulampa ini sudah direncanakan, namun baru digunakan secara resmi pada tahun 1999.

Kegiatan kunjugan diawali dengan diskusi mengenai informasi umum Bendung Katulampa bersama bapak Andi Sudirman yang merupakan kepala dari pengelola bendung tersebut. Selain memaparkan fungsi Bendung Katulampa, beliau juga memaparkan siapa saja pihak yang terlibat dalam pengelolaan bendung ini, antara lain pemerintah daerah Jawa Barat, Komunitas Peduli Ciliwung (KPC), serta beberapa relawan lainnya. Secara umum, pengelolaan Bendung Katulampa saat ini sudah jauh lebih berkembang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yangmana pada tahun-tahun sebelumnya monitoring air yang berasal dari 13 anak sungai hanya terpusat pada Bendung Katulampa saja, namun tahun ini sudah dibagi dalam 5 wilayah pemantauan yang meliputi: Bendung Cibalok, Cibanon, Katulampa, Bantarjati, serta Keranji. Pemantauan serta pengelolaan kelima bendung tersebut secara langsung berada di bawah pengawasan bapak Andi dibantu dengan 32 tenaga lapang, 8 orang diataranya dikhususkan untuk wilayah Bendung Katulampa.

katulampa_171006_0033

Pemantauan Bendung Katulampa saat ini juga sudah didukung oleh teknologi canggih, yakni CCTV yang sudah terhubung dengan website pemantauan BPDAS dan website pihak sponsor yang nantinya akan memberikan akses umum kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat memantau secara langsung ketinggian air pada Bendung Katulampa. Hal ini tentu memudahkan dalam berkoordinasi antar pos penjagaan bendung dari hulu di Puncak hingga hilir di Jakarta. Selain itu, penggunaan aplikasi whatsapp pada smarthpone juga menjadi salah satu alternatif dalam komunikasi antar petugas pemantauan pos satu dengan pos lainnya. Komunikasi yang semakin baik ini dapat membantu pemerintah dalam mengantisipasi korban jiwa dari peristiwa banjir yang mungkin terjadi di daerah hilir yang dilalui oleh air dari Bendung Katulampa. Namun kendala yang masih dihadapi oleh pihak pemantau Bendung Katulampa terkait masalah komunikasi adalah cuaca.

Bogor yang terkenal oleh dengan sebutan kota hujan menjadi sebuah tempat pilihan bagi petir untuk bersinggah. Hal tersebut tentu menjadi sebuah ancaman bagi alat-alat elektronik yang digunakan sebagai alat pemantau. Hingga saat ini, sudah tercatat tiga kali CCTV harus diganti oleh pihak sponsor karena petir menyambar alat tersebut hingga alat itu tidak dapat berfungsi. Selain CCTV, jaringan internet untuk mengakses aplikasi whatsapp juga sulit diakses jika cuaca sangat buruk. Oleh karena itu sebagai alternatif lain yang paling sederhana adalah komunikasi melalui radio ataupun pemberian kabar secara langsung untuk wilayah-wilayah hilir terdekat (seperti daerah warung jambu yang merupakan daerah terancam terkena dampak kiriman air dari Bendung Katulampa).

Kegiatan diskusi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan bibit kepada pihak pengelola bendung Katulampa. Penyerahan plakat sendiri diberikan oleh ketua KS Hidrologi Hutan, Fernanda Achmad Darmawan dan penyerahan bibit dilakukan oleh ketua pelaksana, Didin Haerudin. Bibit tersebut antara lain berupa bibit jabon, saputangan, kenari, jambu, serta sirsak. Plakat merupakan bukti simbolis penghargaan KS Hidrologi Hutan telah melakukan kunjungan ke Bendung Katulampa. Sementara itu, bibit diserahkan tidak hanya untuk disimpan oleh pengelola. Teman-teman dari KS Hidrologi Hutan selanjutnya melakukan kegiatan penanaman di sekitar sungai di sepanjang bendungan tersebut. Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan, karena kendala lain yang dialami pihak pengelola dalam pemeliharaan bendungan katulampa tersebut adalah menurunnya tingkat kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Aksi tersebut merupakan bagian sederhana dari kunjungan ke Bendung Katulampa yang bertujuan meningkatkan rasa kepedulian kita tepat di hari kesaktian pancasila. (A.H.)

katulampa_171006_0008

Penyerahan plakat kepada Bapak Andi oleh PJ KS Hidrologi Hutan

katulampa_171006_0038

Penyerahan bibit kepada Bapak Andi oleh Ketua Pelaksana

katulampa_171006_0075

Penanaman Bibit di Areal Sekitar Bendung Katulampa

Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *