Faculty of Forestry - Bogor Agricultural University

IPB Carbon Count (ICC)

Kegiatan ICC dilatarbelakangi secara global oleh isu meningkatnya Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer. Gas rumah kaca merupakan gas-gas di atmosfer yang mampu menyerap radiasi gelombang panjang yang dipantulkan dari permukaan bumi sehingga menyebabkan suhu atmosfer meningkat secara global atau sering disebut sebagai pemanasan global. Gas rumah kaca tersebut menyebabkan keseimbangan radiasi berubah sehingga menyebakan peningkatan suhu atmosfer. Gas Rumah Kaca (GRK) dapat dikurangi dengan menigkatkan potensi vegetaasi berkayu dan mempertahankan hutan.

Hutan merupakan satu kesatuan alam yang memiliki peranan penting dalam menyokong kehidupan makhluk hidup. Selain itu hutan memiliki peran secara ekologis untuk mempertahankan keanekaragaman sumberdaya alam yang terkandung di dalamnya. Hutan secara umum merupakan hamparan lahan yang didominasi oleh vegetasi, peran makhluk hidup yang paling menonjol dalam suatu hutan merupakan peran dari pohon yang ada di hutan tersebut. Pohon memegang perananan yang sangat penting terutama untuk mendukung kelestarian lingkunga. Fungsi ini sering dimanfaatkan dalam skala yang lebih kecil yaitu dalam taman kota, hutan kota, tanaman peneduk atau sabuk hijau serta dalam bentuk arboretum. Ruang hijau fungsi yang sangat penting yaitu untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

Dengan meningkatkanya kebutuhan lahan bagi masyarakat menyebabkan jumlah ruang hijau di tempat umum menjadi semakin sedikit. Kondisi ini akan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan terutama kualitas udara. Manusia merupakan penyumbang gas CO2 terbesar ke udara melalui berbagai kegiatan sehari-hari seperti pembakaran, kegiatan industry, dan dari kendaraan bermotor. Hal tersebut menyebabkan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer semakin meningkat. Gas rumah kaca merupakan gas-gas di atmosfer yang mampu menyerap radiasi gelombang panjang yang dipantulkan dari permukaan bumi sehingga menyebabkan suhu atmosfer meningkat secara global atau sering disebut sebagai pemanasan global. Gas rumah kaca tersebut menyebabkan keseimbangan radiasi berubah sehingga menyebakan peningkatan suhu atmosfer.

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas lingkungan dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah emisi karbon di atmosfer. Dipermukaan bumi carbon akan disimpan oleh makhluk hidup terutama pohon. Carbondioksida pada tanaman diserap melalui proses fotosintesis dan akan dismpan oleh tumuhan dalam bentuk karbon. Apabila pohon mati maka karbon akan terlepas ke udara dan beraksi dengan oksigen membentuk karbondioksida sehingga dengan menurunannya jumlah ruang terbuka hijau secara langsung akan meningkatkan emisi karbon dioksida di udara dan efek rumah kaca akan semakin nyata.

Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan di kampus IPB Darmaga dan untuk mendorong terealisasinya program IPB Green Campus, pengukuran jumlah karbon dilingkungan kampus IPB Darmaga menjadi sangant perlu untuk dilakukan.

Tujuan IPB Carbon Count (ICC)  adalah untuk mengetahui potensi serapan karbon oleh vegetasi di lingkungan kampus IPB Darmaga melalui pengaplikasian bidang keilmuan Manajemen Hutan.

Apa itu IPB Carbon Count (ICC)??

IPB Carbon Count atau kita akrab panggilnya ICC merupakan salah satu proker besar himpunan profesi manajemen hutan.

Siapa yang melaksanakan ICC??

ICC dilaksanakan oleh tim peneliti ICC yang telah di seleksi dan mengikuti pembekalan.

Kapan ICC dilaksanakan???

ICC dilaksanakan secara berkelanjutan, dimulai dari tahun 2015.

Dimana lokasi ICC dilaksanakan??

ICC dilaksanakan di kampus IPB, dimulai dari kampus dramaga.

Kenapa ICC ini di laksanakan??

ICC merupakan salah satu penduga potensi carbon yang dapat menjadi salah satu parameter implementasi IPB Green Campus

Lokasi mana aja yang menjadi obyek pengambilan data??

Lokasi pengambilan data di seluruh kampus IPB, namun kegiatan pengambilan data dilakukan secara bertahap dimulai dari kampus IPB Dramaga.

Kalau mau informasi lebih lanjut ICC harus hubungi siapa ya??

Informasi tentang ICC pada tahun 2016 dapat hubungi Giri Miharja email: girimiharja@gmail.com WA:085659694047

oleh:Giri Miharja

Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *