Faculty of Forestry - Bogor Agricultural University

FMSC SUKSES LAKSANAKAN PENGAMBILAN DATA EKSPLORASI HASIL HUTAN BUKAN KAYU DI RESORT CISOKA, KABUPATEN LEBAK, BANTEN

11000265_921319341224359_3693262951419096007_n

Tim Eksplorasi Hasil Hutan Bukan Kayu telah kembali dari pengambilan data di Resort Cisoka, Kabupaten Lebak, Banten pada tanggal 4 Juli 2015 kemarin dengan selamat. Tim berangkat pada tanggal 27 Juni 2015. Meskipun bulan puasa tak menjadi halangan untuk melaksanakan tugas lapang yang baru pertama kalinya dilaksanakan oleh himpunan profesi Forest Management Students’ Club (FMSC). Pengambilan data Eskplorasi Hasil Hutan Bukan Kayu meliputi enam tempat yaitu Kasola, Lebak Sangka, Bojong Sarung, Cibarani, Pasir Langkap, dan Padurung. Tim Eksplorasi Hasil Hutan Bukan Kayu dipecah lagi menjadi enam kelompok berdasarkan lokasi lokasi tersebut, dengan 3 kelompok beranggotakan masing-masing 10 orang untuk tiga lokasi yang luas yaitu Kasola, Lebak Sangka, Bojong Sarung dan 3 kelompok beranggotakan 6 orang untuk daerah yang luasannya lebih kecil yaitu Cibarani, Pasir Langkap, dan Padurung.

Tim setibanya di Desa Lebak Gedong pada tanggal 27 Juni 2015 disambut dengan baik oleh warga Desa dan pihak Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Desa Lebak Gedong merupakan Model Kampung Konservasi (MKK) binaan dari TNGHS yang bekerjasama dengan Japan Education Environmental Forum (JEEF). Esok harinya Tim langsung kelapang dengan ditemani oleh pemandu dari Desa Lebak Gedong. Di lapang Tim langsung Analisis Vegetasi yang berpotensi untuk hasil hutan bukan kayu dengan plot (20×1000) m dan tracking area dan marking pohon untuk dipeta menggunakan GPS. Marking pohon HHBK satu-satu dengan GPS merupakan hal yang tersulit saat dilapang, karena luasan yang begitu luas dan banyaknya pohon yang perlu dimarking, tim harus menuruni jurang dan naik tebing untuk dapat marking pohon menggunakan GPS. Area yang sangat ekstrim dengan jurang-jurang yang sangat dalam dan tebing yang curam dengan kemiringan 84 derajat membuat tim harus bekerja keras dan mengutamakan keselamatan diri.

Hasil hutan bukan kayu yang dominan di Resort Cisoka yaitu Aren, Bambu, Rotan, cengkeh, kopi dan tanaman penghasil buah-buahan seperti pisang, alpukat, manggis, duren, duku, mangga, nangka dan lain sebagainya. Hasil lapang ini akan dipetakan menjadi peta sebaran potensi HHBK dan mengukur besarnya potensi HHBK yang ada di Resort Cisoka, Lebak, Banten sehingga Hasil Hutan Bukan Kayu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dengan tidak menebang pohonnya.

Kendala dilapang yaitu kondisi lapang yang sangat ekstrim dengan kondisi bulan puasa sangat menguras tenaga yang digunakan dari dilapang pukul 07.00 WIB sampai 16.00 setiap harinya. GPS yang hanya empat buah untuk 6 lokasi membuat tim harus bekerja lebih awal untuk dapat menyelesaikan tracking dan marking area. Namun kendala-kendala tersebut dapat teratasi berkat semangat Tim Eksplorasi HHBK untuk menyelesaikan tugas

Share

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *